Siti Syarah
Info, Aplikasi, Games, Tutorials untuk Android dan iPhone

Apakah Bisa iPhone di Flash

Pengguna Android sudah tak asing lagi dengan istilah flash yakni proses instal ulang OS Android baik menggunakan stock rom resmi ataupun custom rom. Proses flash biasanya cukup ampuh untuk mengatasi berbagai masalah yang sering timbul yang tak mampu diatasi dengan proses reset ulang ke setelan pabrik, seperti Android tidak masuk ke menu utama, sampai selalu restart terus menerus di logo.

Jika di Android adalah istilah flashing apakah iPhone bisa di flash juga? Nah, sebenarnya iPhone juga bisa di install ulang jika terjadi error seperti iPhone cuma muncul logo Apple atau iTunes sehingga tidak bisa masuk ke menu utama. Namun di iPhone lebih lebih dikenal dengan istilah restore atau update dibandingkan Flash. Proses restore iPhone juga sangat mudah dilakukan yakni cukup menggunakan iTunes baik di Windows atau MacOs.

apakah iPhone bisa di flash

Saat melakukan proses update atau restore iPhone via iTunes dibutuhkan firmware dengan iOS terbaru. Kita tidak bisa menggunakan iOS versi lama di iPhone karena saat proses restore akan ada proses signing untuk memastikan bahwa iPhone benar-benar menggunakan firmware terbaru dengan berbagai macam fitur dan menunya. Hal ini tentu saja sangat berbeda dengan proses flash Android, dimana kita bisa bebas memilih firmware sesuai dengan keinginan meskipun memakai firmware versi lama sekalipun.

Untuk proses Restore atau Update iPhone ada dua opsi yang bisa kita pilih yakni full online dimana kita melakukan proses restore secara online tanpa harus terlebih dahulu mengunduh firmware untuk iPhone tersebut cara ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki koneksi internet super cepat. Kedua, proses restore semi online yaitu komputer atau PC kamu harus tetap terkoneksi ke internet hanya sekedar untuk proses verifikasi dan signing saja namun firmware terlebih dahulu di unduh sehingga nantinya proses restore tidak harus selalu online, opsi kedua sangat cocok bagi kamu yang memiliki koneksi internet kurang stabil.

Jika di Android kita mengenal program seperti flashtool untuk proses flashing maka untuk iPhone, cukup memakai program multi fungsi yakni iTunes baik di Windows atau MacOS. iTunes selama ini kita ketahui bisa dipakai untuk sinkronisasi data antara PC dan iPhone, namun saat iPhone mengalami masalah, maka kita bisa melakukan restore atau update menggunakan iTunes ini tanpa butuh tambahan aplikasi lainnya.

Tak selamanya ketika melakukan restore iPhone berjalan dengan normal adakalanya muncul berbagai masalah dan error. Sama seperti di Android, di iPhone juga ada istilah DFU dan Recovery Mode iPhone. Keduanya memang seringkali membuat kita bingung, namun perlu diingat bahwa restore iPhone lewat DFU Mode lebih besar suksesnya dibandingkan hanya lewat recovery mode. Jadi, apabila setelah berulang kali melakukan proses restore selalu gagal, maka opsi terakhir yang bisa dipilih adalah masuk ke DFU Mode baru lakukan restore.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.