Sinyal Android Hilang Setelah Flash

Saat masih menggunakan Android versi lama yakni Lollipop sinyal seluler di Android kamu lancar dan bahkan kuat banget sehingga lancar dipakai internetan ataupun sekedar sms dan nelpon. Namun sejak kamu melakukan update menggunakan custom rom ke Android 7.0 Nougat tiba-tiba sinyal Android lemah dan bahkan hilang setelah di flash, alhasil kamupun jadi tidak bisa menggunakan fungsi seluler dan internet di Android.

Masalah sinyal Android hilang setelah di flash bisa jadi karena pengaruh dari rom atau firmware yang kamu gunakan. Bila kamu menggunakan custom rom Android, yang notabene merupakan rom tidak resmi atau unofficial maka hilangnya sinyal di Android bisa diakibatkan karena rom tersebut tidak sempurna atau tidak menyertakan radio/modem untuk region Indonesia makanya tidak bisa mendeteksi kartu dari Operator Inndonesia.

Solusi untuk sinyal Android hilang karena kesalahan melakukan flash adalah dengan flashing ulang memakai stock rom atau firmware resmi dari vendor handphone Android yang kamu gunakan. Semisal bila kamu pengguna HP Xiaomi silakan flash memakai ROM MIUI Global untuk Xiaomi kamu. Sekali lagi hindari flashing memakai custom rom.

Error sinyal Android hilang timbul dan bahkan tidak ada sama sekali penyebab lainnya adalah imei yang rusak atau terhapus saat melakukan proses flashing. Kok bisa imei hilang karena proses flash? tentu saja bisa terutama bila kamu melakukan flashing dengan rom tidak resmi atau custom rom. Coba cek *#06# apakah muncuk nomor imei? apabila tidak muncul solusinya kamu bisa menggunakan aplikasi untuk edit imei meskipun langkah ini sangat tidak disarankan. Apabila tidak mau ribet, solusi termudah sekali lagi, flash ulang Android pakai stock rom resmi.

solusi android hilang sinyal setelah di flash

Kesalahan menggunakan firmware atau rom bisa juga menjadi sebab kenapa sinyal Android hilang setelah flash. Sebagai contoh kamu menggunakan rom Xiaomi Redmi 3 Pro untuk flashing Redmi 3 kamu, meski sama-sama Redmi 3 tapi tentunya ada perbedaan dari sisi firmware yakni untuk Redmi 3 biasa (16GB) dan versi Pro (32GB). Jadi sebelum melakukan proses flashing pastikan kamu menggunakan firmware atau rom yang benar untuk type hp Android yang kamu gunakan.

Kesimpulannya, apabila Android tiba-tiba hilang sinyal setelah di flash maka solusi tercepat dan tanpa ribet adalah kamu harus melakukan proses flash ulang menggunakan stock rom Android atau firmware resmi dari vendor hp yang kamu pakai, juga pastikan menggunakan firmware untuk regional Indonesia, selain nantinya ada Bahasa Indonesia juga bisa menjamin bisa dipakai menggunakan operator yang ada di Indonesia. Jangan memakai firmware untuk negara atau region lain.

Leave a Reply