Kekurangan Rom China Xiaomi Stable dan Developer

Salah satu hal yang selalu saja membuat kita bingung saat akan melakukan proses flashing Xiaomi menggunakan MiFlash di Windows adalah banyaknya firmware atau rom yang bisa kita gunakan mulai dari versi Global Stabil sampai ROM Stable China dan bahkan ada juga rom versi developer. Meski semuanya menggunakan versi MIUI terbaru semisal MIUI 8 tapi tetap saja menentukan pilihan ROM terbaik untuk Xiaomi itu selalu sulit dan membutuhkan pertimbangan matang agar nantinya kinerja hp Xiaomi kamu lebih maksimal sesuai dengan yang kamu inginkan.

Bila sebelumnya kamu sudah mengetahui beda rom developer dan rom stable Xiaomi mungkin kini sedikit bingung dengan dua macam rom lainnya yakni ROM China dan Global Xiaomi. Dan juga sama seperti versi Global, untuk ROM China juga ada dua macam yakni versi Stable dan Developer China. Tambah bingung bukan? lalu apa sih kekurangan rom miui China dibandingkan dengan versi global?

kekurangan rom china stable

Pertama, salah satu kelemahan utama rom China entah itu versi Stabil dan Developer adalah tidak ada GAPPS seperti Google Playstore dan aplikasi dari Google lainnya. Ini artinya jika kamu menggunakan ROM China Xiaomi dan ingin mengunduh berbagai macam aplikasi tambahan seperti BBM, WhatsApp sampai Line maka tentu saja kamu kamu harus menginstall terlebih dahulu gapps di hp Xiaomi kamu tersebut.

Kedua, karena tidak dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi Google sebagai gantinya rom China hadir dengan berbagai macam aplikasi bawaan Xiaomi seperti Mi Credit, Market dan bahkan aplikasi cuaca yang memang diperuntukan untuk pengguna di China.

kelemahan rom china developer

Ketiga, tidak ada bahasa Indonesia di rom MIUI China Xiaomi. Bagi kamu yang terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia di Android, tentu rom ini kurang cocok karena tidak ada pilihan bahasa Indonesia. Di ROM Xiaomi versi China hanya ada 3 pilihan bahasa yakni traditional dan simplified Chinese juga bahasa Inggris. Keyboardpun memakai Google Pinyin bukan versi internasional (standar). Berbeda dengan rom global Xiaomi sudah dilengkapi dengan berbagai macam bahasa termasuk tentunya Bahasa Indonesia tercinta.

Dari beberapa kekurangan rom China Xiaomi diatas tentunya kini kamu bisa lebih yakin dalam memilih rom yang cocok untuk digunakan di hp Android kamu. Lalu, apa dong kelebihan rom China dibandingkan dengan firmware versi global untuk Xiaomi? Salah satu kelebihan yang bisa kamu rasakan adalah rom China akan lebih hemat baterai, lho kok bisa? Yups, karena tidak dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi dari Google maka tentunya kamu bisa mengharapkan kinerja Android yang lebih stabil dan tidak boros baterai karena tidak banyaknya aplikasi yang berjalan di latar belakang.

Kelebihan kedua, apabila kamu menggunakan hp Xiaomi seperti Redmi 3 atau Redmi Note 4 yang sudah mendukung koneksi 4G/LTE maka rom China ini biasanya sudah langsung mendukung koneksi 4G/LTE berbeda bila kamu menggunakan rom Global Xiaomi terkadang fitur 4G tidak aktif, dan harus diaktifkan secara manual dengan teknik fix 4G Xiaomi via recovery menu atau fastboot.

6 Comments

  1. Salah satu kekurangan Rom cina adalah tidak adanya gapps, tapi semisal saya mau install aplikasi dengan mengunduh mentahan aplikasinya dulu di browser apakah bisa terinstal juga dengan mengaktifkan menu sumber tidak dikenal, trimz

    Reply
    • @Ardjun :: bisa, nanti agan bisa kok menginstall GAPSS seperti halnya menginstal aplikasi biasa.

      Reply
  2. Saya pernah denger kalo Rom cina itu udah bawaannya di root … Bener engga gan ???

    Reply
    • @Yana :: Ya, benar sekali kebanyakan rom china sudah default di root.

      Reply
  3. Kalo misalakan sudah ke root tidak bermsalah kan gan hapenya

    Reply
    • @Yoga :: Tidak, yang penting hati-hati aja dalam menggunakan berbagai aplikasi yang meminta akses root.

      Reply

Leave a Reply

Pin It on Pinterest